Tag: Resorts Digital

Pendapatan Judi New Jersey Turun 66 Persen Pada Bulan Juni

Data dari Divisi Pelaksana Judi New Jersey menunjukan bahwa operator judi di negara bagian tersebut menghasilkan pendapatan sebesar 97,6 juta dollar untuk bulan Juni.

Jumlah tersebut hampir turun 66 persen secara tahunan, hampir sama dengan bulan sebelum yaitu Mei yang turun 65 persen.

Casino telah ditutup sejak pertengahan Mei karena adanya pandemi virus dengan sebagian besar dari mereka diizinkan kembali beroperasi pada awal Juli.

Pendapatan Judi New Jersey Turun 66 Persen Pada Bulan Juni
Pendapatan Judi New Jersey Turun 66 Persen Pada Bulan Juni

Mayoritas pendapatan pada Juli datang dari aktivitas online yaitu 84,9 juta dollar berasal dari casino online yang mana naik dua kali lipan dari tahun lalu yaitu sebesar 38,1 juta dollar dan 12,6 juta dollar dari taruhan olahraga online yang mana naik dari 9,7 juta dollar pada tahun lalu.

Chairman dari New Jersey Casino Control Commission James Plousis mengatakan, “Juni adalah bulan penuh terakhir dari penutupan casino dan angka tersebut mencerminkan sejarah perubahan bisnis diseluruh wilayah.”

Operator casino online Golden Nugget mendapatkan 29,2 juta dollar, hanya 1 persen lebih sedikit daripada tahun lalu. Sementara itu, entitas yang hanya bergerak di segmen internet, Caesars Interactive-NJ mendapatkan hampir 8,8 juta dollar atau naik 77 persen.

Pendapatan untuk Resorts Digital naik hingga 119 juta dollar dengan menghasilkan 21 juta tetapi Harrah’s Resort Altantic City melaporkan kerugian yang tidak banyak yaitu 2.109 dollar yang sebagian besar terkait dengan pembatasan taruhan olahraga.

Ocean Casino mendapatkan 1,7 juta dollar, turun 92 persen sementara itu Hard Rock menghasilkan 6,2 juta atau turun 821 persen. Pendapatan industri judi New Jersey juga hanya mencapai hampir 1 miliar untuk paruh pertama tahun ini, turun 35 persen.

Sementara itu, laporan penghasilan dari New Jersey Lottery yang mengoperasikan berbagai lotere dan permainan togel resmi di New Jersey belum dirilis namun diprediksi terdapat penurunan sebesar hampir 50 persen yang sebagian besar disebabkan oleh masih ditutupnya retail karena dampak dari virus corona.