Tag: manila

Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020

Okada Manila, sebuah resort terpadu di Filipina yang dimiliki oleh milioner asal Jepang yang juga mantan eksekutif di Wynn Resorts, Kazuo Okada mengumumkan kerugian operasional sebesar 16 juta dollar AS. Penurunan ini juga terjadi pada EBITDA yang disesuaikan sebesar 24 persen untuk tahun 2020.

Perusahaan induk dari resort, Universal Entertainment Corp menyatakan bahwa perputaran untuk VIP di Okada Manila turun 4 persen menjadi 2,48 miliar dollar AS, sedangkan meja turun 25 persen menjadi 69,2 juta dollar AS. Untuk pendapatan kotor permainan pada kuartal I jatuh sebesar 9 persen menjadi 171 juta dollar AS.

Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020
Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020

Walaupun mengalami kerugian dari resort, Universam masih mencatatkan kenaikan pada penjualan bersih sebesar 80 persen secara tahunan sebesar 378,3 juta dollar AS. Kenaikan ini merupakan kontribusi dari pachinko dan pachislot yang dimana memberikan pendapatan sebesar 229,5 juta dollar AS. Keuntungan operasional naik menjadi 88,2 juta dollar AS. Untuk tahun 2019, Universal mencatatkan kerugian 2,1 juta dollar AS.

Perusahaan menyatakan bahwa COVID-19 memberikan dampak yang tidak terlalu besar untuk bisnis perusahaan pada kuartal I tetapi Universal memprediksi penurunan yang lebih besar pada beberapa bulan kedepan dikarenakan Okada Manila masih ditutup dan pusat pachinko telah berhenti beroperasi paa bulan Mei. Perusahaan telah mempesiapkan diri untuk membuka kembali casino di Filipina. Sementara itu, pembatasan aktivitas di Manila yang telah dilonggarkan membawa angin segar untuk kembali beroperasinya casino walaupun pemerintah Filipina masih belum mengumumkan rencana untuk mengizinkan kembali casino beroperasi.

Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal

Philippine Amusement and Gaming Corp (PAGCOR), regulator permainan dan judi di Filipina mengeluarkan pernyataan merayakan kesuksesan operasi gabungan kepolisian yang berujung pada penangkapan 265 warga negara China. Orang-orang tersebut diduga terlibat dengan operasi judi online di Las Pinas City yang berada di Manila sebelum petugas dari tiga kesatuan kepolisian bergabung untuk melakukan penangkapan. Polisi mengamankan 128 ribu dollar AS, lebih dari 100 laptop, 467 telepon seluler dan perlengkapan lainnya.

Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal
Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal

PAGCOR menyatakan bahwa beberapa minggu terakhir, terdapat dua operasi yang serupa dan pihak regulator memastikan usaha mereka dalam melawan operator judi online tidak terdaftar. Dilaporkan bahwa keadaan ditengah pandemi ini membuat pekerjaan dari pihak otoritas untuk melacak aktivitas ilegal menjadi lebih mudah karena jumlah operator judi online berizin yang yang beroperasi tidaklah sebanyak sebelum adanya pandemi dikarenakan mereka yang beroperasi adalah yang mendapatkan izin khusus dengan mematuhi ketentuan protokol kesehatan tambahan dari regulator seperti menyediakan transportasi antar jemput untuk para staff dan pembatasan jumlah staf yang bekerja didalam satu shif. Sejak awal Mei, operasi dari judi online yang ingin kembali beroperasi harus memiliki catatan pajak yang bersih dan menerapkan protokol kesehatan.

Jose Tria Jr, asisten Vice President Offshore Gaming Licensing Departmen PAGCOR mengatakan bahwa operasi ilegal seperti ini tidak memperdulikan bahwa untuk beroperasi kembali, casino dan lokasi yang sama harus lolos dari inspeksi PACOR. “Jadi kami tahu mana situs yang akan diizinkan untuk beroperasi kembali,” katanya.

“Akibatnya, operator tanpa izin saat ini sangat mudah untuk diidentifikasi semenjak tidak semua operator situs judi online dapat kembali beroperasi.”