EGBA Klaim Terjadi Penurunan Judi Online Selama Wabah COVID-19

European Gaming and Betting Association (EGBA) mengklaikm bahwa lockdown pada beberapa negara yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona telah mendorong turunnya judi online.

Sebelumnya diakui bahwa industri judi online akan melihat kenaikan tajam dari aktivitas pemain sebagai akibat dari lockdown yang membuat warga tetap dirumah.

Namun, EGBA membantah hal ini bahwa basis data dari pemikiran ini tidak dapat ditemukan dengan menunjuk statistik pemerintah di Belgia yang mana memperlihatkan bahwa lalu lintas pada situs judi berlisensi telah turun sekitar 38 persen dibandingkan sebelum wabah COVID-19.

EGBA Klaim Terjadi Penurunan Judi Online Selama Wabah COVID-19
EGBA Klaim Terjadi Penurunan Judi Online Selama Wabah COVID-19

Sebuah blog yang ditulis oleh Sekretaris Jenderal, Maarten Haijer menambahkan bahwa taruhan olahraga mencapai setengah dari total aktivitas judi online di Eropa sehingga penghentian dari even olahraga di Eropa mendorong penurunan lalu lintas dan pendapatan dari situs operator judi.

Haijer mengatakan, “Ini sangat bertolak belakang dengan apa yang kami prediksi dan tidak melihat adanya kenaikan yang dramatis pada judi online yang mana telah ditahan dengan pengenalan pembatasan iklan yang baru diperkenalkan pada beberapa negara Eropa.”

EGBA juga mendorong para operator membutuhkan untuk mengambil langkah memastikan layanan judi yang disediakan aman selama periode sulit, memastikan mereka bertindak bertanggung jawab, sementara tetap mengingat mengenai kewajiban sosialnya.

Haijer mengatakan, “Ini merupakan alasan mengapa perusahaan judi online akan memastikan perlengkapan judi bertanggung jawab untuk konsumen mereka dan perlengkapan ini terlihat, dapat diakses dan mudah digunakan.”