Category: Informasi

Kindred Salahkan Ambiguitas Yang Tidak Diperlukan Pada Denda Dari Otoritas Swedia

Kindred Group telah menerima denda Swedish Gambling Authority atau SGA sebesar 10 juta dollar AS untuk menawarkan insentif yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan yang ada pada Undang-Undang Judi Swedia.

SGA menghadiahkan denda kepada Spooniker Ltd, anak usaha dari Kindred setelah meninjau situs perusahaan judi tersebut pada Maret 2019 menemukan bahwa perusahaan menawarkan beberapa bonus yang tidak diizinkan.

Selama pemeriksaan tambahan pada tahun yang sama, SGA menemukan bonus lainnya yang ditawarkan oleh Spooniker yang melanggar Undang-Undang Judi dengan situs judi juga menawarkan permainan yang tidak sesuai dengan izin yang tidak dimiliki oleh perusahaan.

Kindred Salahkan Ambiguitas Yang Tidak Diperlukan Pada Denda Dari Otoritas Swedia
Kindred Salahkan Ambiguitas Yang Tidak Diperlukan Pada Denda Dari Otoritas Swedia

Seiring dengan penemuan tersebut, SGA mengeluarkan peringatan dan biaya pinalti kepada perusahaan.

Menurut SGA, pinalti yang besar tersebut sesuai dengan jumlah pelanggaran yang dilakukan sekaligus dengan tingginya perputaran dari Spooniker.

Pengumuman pada situsnya, Kindred mengatakan mereka akan melakukan banding dengan keputusan yang mana menganggap bahwa keputusan ini disebabkan oleh perbedaan interpretasi terkait apa yang disebut dengan bonus.

Pernyataan masyarakat mengatakan, “Kindred memiliki opini bahwa Undang-Undang Judi Swedia yang diadopsi pada 1 Januari 2019 telah membuat area yang terkait aktivitas komersil menjadi tidak jelas dan pada ujungnya menyebabkan ambiguitas yang tidak diperlukan.

“Kindred menyambut lebih banyak klarifikasi pada area ini dan terus meningkatkan operasi untuk memastikan kepatuhan secara penuh.”

GVC Australia Dijatuhi Denda Terbesar Sepanjang Sejarah New South Wales

Ladbrokes Australia yang dimiliki oleh GVC Holdings dan Neds dihukum dengan denda yang memecahkan rekor di New South Wales yaitu sebesar 207.500 dollar Australia atau sekitar 139 ribu dollar AS dikarenakan menawarkan promo judi ilegal untuk warga di negara bagian tersebut.

Investigasi oleh agensi pemerintah yaitu NSW Liquor & Gaming menemukna Ladbrokes yang dimiliki oleh GVC, bersama dengan Neds ditemukan bersalah menawarkan bonus taruhan untuk orang yang membuka akun taruhan baru.

GVC Australia Dijatuhi Denda Terbesar Sepanjang Sejarah New South Wales
GVC Australia Dijatuhi Denda Terbesar Sepanjang Sejarah New South Wales

Iklan yang terdiri dari 4 iklan dari Ladbrokes dan 2 dari Neds ditayangkan di Channel 7, Instagram dan Facebook pada 2018 dengan penawaran berupa “Deposit $50, Dapatkan $250 dalam Bonus Taruhan”.

Dibawah Undang-Undang Judi dan Balapan New South Wales, dilarang untuk mempublikasikan iklan yang dimana akan menarik orang untuk berpartisipasi atau sering berpartisipasi dalam berbagai aktivitas judi.

Operator ditemukan bersalah mempromosikan sesuatu yang menarik orang berjudi akan menghadapi denda hingga 110 ribu dollar Australia per pelanggaran dan direktur perusahaan dapat dituntut secara hukum.

Direktur Kepatuhan NSW Liquor dan Gaming, Dimitri Argeres mengatakan, “Penarik ini diketahui dapat meningkatkan resiko judi dan iklan ini menjangkau segmen yang luas dari populasi.

“Di New South Wales, iklan seperti ini terbatas untuk pemegang akun taruhan yang terdaftar. Denda ini akan dijadikan sebagai pengingat bahwa operator taruhan memiliki tugas untuk memastikan iklan judi sesuai dengan undang-undang New South Wales.”

SportPesa Akan Akhiri Kontrak Sponsor Dengan Everton Lebih Awal

Kerjasama antara SportPesa dengan Everton FC akan berakhir menyusul berakhirnya musim Inggris Premier League 2019/2020.

Operator sepakat kontrak lima tahun pada tahun 2017 tetapi perusahaan telah sepakat untuk mengakhiri kontrak lebih awal dari yang disepakati pada tahun 2017.

Kesepakatan dicapai menyusul peninjauan ulang dengan Everton terkait dengan strategi komersial yang sejalan dengan rencana pertumbuhan di masa depan yang mereka miliki.

SportPesa Akan Akhiri Kontrak Sponsor Dengan Everton Lebih Awal
SportPesa Akan Akhiri Kontrak Sponsor Dengan Everton Lebih Awal

Juru bicara Everton FC mengatakan, ” Ini adalah keputusan sulit tetapi hal ini membuat kami dapat mengeksekusi rencana komersial kami dan untuk memperoleh kesempatan baru yang saat ini tersedia untuk kami.

“Klub ingin berterima kasih kepada SportPesa untuk semua usaha yang telah dilakukan bersama-sama.

“Kerjasama kami terlihat dengan tim utama kami yang berkunjung ke Afrika untuk dua kali, beserta mantan pemain dan staf klub untuk berbagai aktivitas di wilayah tersebut.”

SportPesa juga memiliki kerjasama dengan klub divisi Championship, Hull City dan sebelumnya telah bekerjasama dengan Southampton dan Arsenal.

“Menyusul pernyataan yang dirilis malam lalu oleh Everton FC, SportPesa mengonfirmasi bahwa kesepakatan komersial dengan klub akan selesai dengan kesepakatan bersama pada akhir tahun ini setelah kerjasama yang sukses selama dua tahun ini,” tulis SportPesa pada pernyataan resmi mereka.

“Kami ingin berterima kasih kepada Everton FC untuk dukungan mereka, terutama untuk masukan berharga mereka untuk berbagai proyek amal di Afrika.

“Kami mengerti bahwa kesepakatan ini akan membuat Everton dapat memperoleh berbagai kesepakatan komersial yang lebih baik di musim depan.”

QTech Games Konfirmasi Merger Dengan Epic Media

Penyedia permainan QTech Games mengumumkan akan melakukan merger dengan Epic Media. Tujuan dari merger ini adalah supaya permainan yang dikembangkan oleh QTech Games dapat masuk ke pasar pada wilayah atau negara yang industri judinya tengah berkembang.

Dibawah beberapa ketentuan kesepakatan, setiap kompoen pada portofolio digital yang dimiliki oleh QTech akan dibuat tersedia.

QTech Games Konfirmasi Merger Dengan Epic Media
QTech Games Konfirmasi Merger Dengan Epic Media

Epic Media saat ini dipimpin oleh Staffan Lindgren dan Ulf Norder. Staffan Lindgren merupakan mantan co-founder dari NYX Gaming Group yang diakuisisi oleh Scientific Games sedangkan Ulf Norder adalah mantan direktur pengembangan di Yggdrasil dan Evolution Gaming.

Chairman dari Qtech Games, Markus Nasholm mengatakan, “Kami sangat senang telah menyelesaikan pencapaian dengan merger Epic Media dan bahagia dapat menggabungkan pengalaman dan keahlian dari Staffan dan Ulf.”

“Unttuk saya, yang sebelumnya lebih banyak aktif di pasar Eropa, peran ini akan menjadi kesempatan yang sempurna,” kata Ulf Norder.

Saham Nextan Kembali Diperdagangkan Di London Stock Exchange

Nektan mendapatkan kenaikan pendapatan total sebesar 14 persen secara tahunan untuk tahun 2019. Kenaikan tersebut dilaporkan oleh Nektan setelah mempublikasikan kinerja keuangannya untuk tahun 2019.

Total pendapatan perusahaan dalam setahun yang berakhir pada 30 Juni 2019 naik menjadi 22,6 juta pounds tetapi total kekalahan naik 31 persen menjadi 9,2 juta pounds, dimasukan kedalam periode restrukturisasi.

Publikasi dari kinerla penuh dalam satu tahun dari Nektan ini berarti dicabutnya penghentian perdagangan saham perusahaan pada Alternative Investment Market yang ada di London Stock Exchange. Sebelumnya saham Nektan dilarang untuk diperdagangkan pada awal Januari setelah perusahaan gagal mempublikasikan laporannya sebelum batas waktu yang ditentukan oleh regulator bursa saham.

Saham Nextan Kembali Diperdagangkan Di London Stock Exchange
Saham Nextan Kembali Diperdagangkan Di London Stock Exchange

Perusahaan juga mencatat kenaikan pendapatan 153 persen selama 6 bulan terakhir dari 2019 pada divisi B2B yang mereka miliki.

Pendapatan B2B pada penyediaan casino mencapai 787 ribu pounds dalam enam bulan hingga akhir Desember, sementara itu pendapatan untuk Desember 2019 naik lebih dari dua kali lipan menjadi 225 ribu pounds secara bulanan, selama periode sibuk yang mana terdapat peluncuran enam situs baru yang membuat secara total dari Nextan mencapai 34.

Nektan mengumumkan pada update perdagangan bahwa terdapat 21 situs yang akan diluncurkan pada beberapa bulan kedepan. Peluncuran di Amerika Latin akan dilakukan pada kuartal III 2020 sehingga menambahkan ekspansi dari perusahaan yang tidak hanya di Eropa, Afrika ataupun Asia.

“Restrukturisasi menjadi pencapaian yang penting bagi Nektan. Kami sekarang dapat fokus pada strategi kami menjadi penyedia konten permainan dan teknologi casino terpercaya secara global. Hasil ini menjadi dukungan bagi keputusan direksi untuk fokus secara penuh pada kesempatan B2B,” kata CEO sementara Nextan, Gary Shaw.

Salah satu restrukturisasi yang dilakukan Nextan adalah menjual divisi B2C kepada Grace Media seharga 200 ribu pounds awal bulan ini.