Category: Casino

Emperor Entertainment Hadapi Penurunan Pendapatan Secara Tahunan Sebesar 28 Persen

Emperor Entertainment Hotel Ltd mengumumkan penurunan pada keuntungan bersih untuk tahun keuangan yang mana berakhir 31 Maret lalu. Operator mengoperasikan dua hotel di Macau dan baru-baru ini melaporkan turunnya pendapatan hampir 28 persen, menghasilkan 34,1 juta dollar AS. Situasi ini terdampak oleh virus corona dan penurunan dari lokasi judi VIP.

Emperor Entertainment menyatakan pendapatan keseluruhan grup turun hampir 17 persen menjadi 121 juta dollar AS yang dimana termasuk pendapatan dari permainan yang mencapai 73 juta dollar AS yang dimana turun hampir 19 persen dan pendapatan hotel sebesar 48 juta dollar AS yang mana turun 12 persen.

Emperor Entertainment Hadapi Penurunan Pendapatan Secara Tahunan Sebesar 28 Persen
Emperor Entertainment Hadapi Penurunan Pendapatan Secara Tahunan Sebesar 28 Persen

Permainan VIP juga mengalami hal yang sama yaitu hanya mencatatkan 1,1 miliar dollar AS dalam perputaran volume chip dibandingkan 18,8 miliar dolalr AS pada tahun sebelumnya. pendapatan VIP juga turun sebesar 38 persen menjadi 34,3 juta dollar AS.

Arena permainan utama mendapatkan dampak yang lebih besar dari keseluruhan pendapatan dibandingkan tahun lalu yang dimana turun 67 persne dengan 60,1 juta dollar AS. Mesin slot juga mengalami penurunan menjadi hanya 3,2 juta dollar AS dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4,1 juta dollar AS.

Namun, perusahaan tetap optimis dengan menyatakan bahwa ditengah kondisi bisnis yang tidak mendukung di pasar judi Macau, grup siap untuk kembali beropeasi dan melihat secara dekat kondisi yang ada. “Kami akan terus berusaha untuk tetap kompetitif di pasar dan mengantisipasi kenaikan keuntungan secara drastis ketika pasar kembali bangkit,” kata perusahaan pada laporan keuangannya.

Pasar Judi Eropa Mulai Kembali Beroperasi Dengan Kembali Dibukanya Casino Dibeberapa Negara

Enlabs, operator di Latvia akhirnya diizinkan untuk kembali beroperasi setelah larangan judi di cabut pada 9 Judi lalu. Lokasi judi di Latvia awalnya dihentikan beroperasi pada 22 Maret karena adanya penyebaran COVID-19 dan menyusul casino online pada 6 April tetapi saat ini, kedua operasi tersebut dapat kembali beroperasi kembali.

George Ustinov, Presiden Enlabs mengatakan, “Latvia kembali. Saat ini kami dapat terus menyediakan layanan dan hiburan terbaik untuk konsumen kami.” Ia mengucapkan terima kasih kepada para staf perusahaan untuk usaha yang mereka keluarkan dan solidaritas selama periode sulit ini, menambahkan perusahaan telah bekerja dengan keras untuk meningkatkan pengalaman perusahaan dan menantikan peluncuran pembaruan dan perbaikan pada produk.

Pasar Judi Eropa Mulai Kembali Beroperasi Dengan Kembali Dibukanya Casino Dibeberapa Negara
Pasar Judi Eropa Mulai Kembali Beroperasi Dengan Kembali Dibukanya Casino Dibeberapa Negara

Société des Bains de Mer, grup casino di Monte Carlo juga merayakan kembalinya beroperasi Café de Paris Casino de Monte Carlo termasuk juga Place du Casino. Pada 5 Juni, ruangan permainan pada kedua casino telah dibuka kembali, lengkap dengan jalur konsumen baru melalui area permainan dan semua ruangan, meja dan mesih juga telah diatur ulang sehingga dapat sesuai dengan regulasi jaga jarak sosial yang baru.

CEO Société des Bains de Mer Group, Jean-Luc Biamonti mengatakan, “Kembali beroperasinya permainan, hotel, restoran, area belanja dan hiburan kami merupakan momen yang telah lama ditunggu oleh perusahaan. Prioritas utama kami adalah kesehatan dan keamanan dari konsumen kami dan juga pekerja kami,” Biamonti menambahkan bahwa perusahaan telah bekerja keras untuk mengikuti ketentuan dari pemerintah untuk membuat casino eksklusif menjadi tempat yang aman untuk bermain.

Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020

Okada Manila, sebuah resort terpadu di Filipina yang dimiliki oleh milioner asal Jepang yang juga mantan eksekutif di Wynn Resorts, Kazuo Okada mengumumkan kerugian operasional sebesar 16 juta dollar AS. Penurunan ini juga terjadi pada EBITDA yang disesuaikan sebesar 24 persen untuk tahun 2020.

Perusahaan induk dari resort, Universal Entertainment Corp menyatakan bahwa perputaran untuk VIP di Okada Manila turun 4 persen menjadi 2,48 miliar dollar AS, sedangkan meja turun 25 persen menjadi 69,2 juta dollar AS. Untuk pendapatan kotor permainan pada kuartal I jatuh sebesar 9 persen menjadi 171 juta dollar AS.

Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020
Okada Manila Laporkan Kerugian Operasional Pada Kuartal I 2020

Walaupun mengalami kerugian dari resort, Universam masih mencatatkan kenaikan pada penjualan bersih sebesar 80 persen secara tahunan sebesar 378,3 juta dollar AS. Kenaikan ini merupakan kontribusi dari pachinko dan pachislot yang dimana memberikan pendapatan sebesar 229,5 juta dollar AS. Keuntungan operasional naik menjadi 88,2 juta dollar AS. Untuk tahun 2019, Universal mencatatkan kerugian 2,1 juta dollar AS.

Perusahaan menyatakan bahwa COVID-19 memberikan dampak yang tidak terlalu besar untuk bisnis perusahaan pada kuartal I tetapi Universal memprediksi penurunan yang lebih besar pada beberapa bulan kedepan dikarenakan Okada Manila masih ditutup dan pusat pachinko telah berhenti beroperasi paa bulan Mei. Perusahaan telah mempesiapkan diri untuk membuka kembali casino di Filipina. Sementara itu, pembatasan aktivitas di Manila yang telah dilonggarkan membawa angin segar untuk kembali beroperasinya casino walaupun pemerintah Filipina masih belum mengumumkan rencana untuk mengizinkan kembali casino beroperasi.

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Operator casino Asia, Silver Heritage Group mengumumkan bahwa mereka akan memasuki tahap administrasi sukarela. Perusahaan tersebut telah menunjuk Ryan Eagle dan Amanda Coneyworth yang berasal dari KPMG sebagai administrator sukarela perusahaan.

Silver Heritage dilaporkan tengah menjajaki pilihan untuk menghasilkan likuiditas sebelum adanya pandemi seperti saat ini dan mereka mendapatkan respon dari beberapa pihak mengenai kemungkinan transaksi.

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan
Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Namun, pada Maret, perusahaan dipaksa untuk menutup fasilitas yang mereka miliki di Nepal karena adanya pembatasan COVID-19 termasuk Tiger Palace Resort Bhairahwa dan Millionaire’s Club and Casino Kathmandu.

Sebagai hasilnya, adalah transaksi yang telah dijanjikan oleh beberapa pihak tersebut tidak dapat dieksekusi.

Kreditur utama perusahaan yaitu OCP menyediakan tambahan dana pada Januari 2020 untuk mendukung perusahaan tetapi OCP mengumumkan bahwa mereka tidak akan dapat menyediakan dukungan lebih jauh karena juga mengalami masalah likuiditas.

“Kami diberitahu pada 18 Mei 2020 bahwa direktur perusahaan menyimpulkan bahwa perusahaan telah bangkrut atau kemungkinan besar akan bangkrut diwaktu yang akan datang dan oleh karena itu pihak administrator ditunjuk oleh perusahaan,” tulis Silver Heritage.

Administrator saat ini memegang kendali operasi perusahaan dan meninjau posisi keuangan yang mereka miliki.

Virus Corona Sebabkan 94 Persen Casino Komersil Di AS Ditutup

American Gaming Association (AGA) atau Asosiasi Judi Amerika mengumumkan bahwa penyebaran virus corona telah menyebabkan penutupan dari 438 casino komersil di Amerika Serikat, jumlah tersebut sekitar 94 persen dari total casino yang ada di Amerika Serikat.

Sebagai tambahan 196 casino Suku Indian juga telah ditutup, 37 persen dari total yang ada di Amerika Serikat.

635 casino ini mewakili hampir dua pertiga dari semua properti judi di Amerika Serikat yaitu 64 persen.

Virus Corona Sebabkan 94 Persen Casino Komersil Di AS Ditutup
Virus Corona Sebabkan 94 Persen Casino Komersil Di AS Ditutup

Menurut laporan ini, penutupan ini menjadi dampak yang tidak perkirakan sebelumnya bagi para pekerja Amerika di industri judi dengan 96 persen dari total tenaga kerja Amerika terdampak oleh penutupan ini.

Penutupan ini menempatkan sekitar 59 miliar dollar AS yang merupakan total upah untuk pekerja dan keluarga mereka menjadi berisiko.

Ini juga akan memberikan dampak pada komunitas lokal dengan judi casino menghasilkan sekitar 34,4 miliar dollar AS dalam bentuk pendapatan pajak tahunan dan bagian pendapatan dari Suku Indian yang digunakan untuk mendukung rumah sakit lokal dan layanan publik.

Bisnis kecil juga akan terdampak dengan judi casino menyediakan sekitar 52 miliar dollar AS setiap tahunnya untuk bisnis lain pada sektor manufaktur, retail dan grosir.

AGA menghitung bahwa penutupan 635 casino akan memberikan dampak sebesar 21,3 miliar dollar AS pada ekonomi jika terus melanjut hingga delapan minggu kedepan.

Di Eropa, Malta Gaming Authority (MGA) juga mengonfirmasi penutupan dari pusat bingo, casino dan judi serta lotere sebagai upaya untuk membatasi penyebaran dari virus corona.