Month: May 2020

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Operator casino Asia, Silver Heritage Group mengumumkan bahwa mereka akan memasuki tahap administrasi sukarela. Perusahaan tersebut telah menunjuk Ryan Eagle dan Amanda Coneyworth yang berasal dari KPMG sebagai administrator sukarela perusahaan.

Silver Heritage dilaporkan tengah menjajaki pilihan untuk menghasilkan likuiditas sebelum adanya pandemi seperti saat ini dan mereka mendapatkan respon dari beberapa pihak mengenai kemungkinan transaksi.

Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan
Silver Heritage Group Masuk Ke Tahap Pengawasan Menyusul Ancaman Kebangkrutan

Namun, pada Maret, perusahaan dipaksa untuk menutup fasilitas yang mereka miliki di Nepal karena adanya pembatasan COVID-19 termasuk Tiger Palace Resort Bhairahwa dan Millionaire’s Club and Casino Kathmandu.

Sebagai hasilnya, adalah transaksi yang telah dijanjikan oleh beberapa pihak tersebut tidak dapat dieksekusi.

Kreditur utama perusahaan yaitu OCP menyediakan tambahan dana pada Januari 2020 untuk mendukung perusahaan tetapi OCP mengumumkan bahwa mereka tidak akan dapat menyediakan dukungan lebih jauh karena juga mengalami masalah likuiditas.

“Kami diberitahu pada 18 Mei 2020 bahwa direktur perusahaan menyimpulkan bahwa perusahaan telah bangkrut atau kemungkinan besar akan bangkrut diwaktu yang akan datang dan oleh karena itu pihak administrator ditunjuk oleh perusahaan,” tulis Silver Heritage.

Administrator saat ini memegang kendali operasi perusahaan dan meninjau posisi keuangan yang mereka miliki.

Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal

Philippine Amusement and Gaming Corp (PAGCOR), regulator permainan dan judi di Filipina mengeluarkan pernyataan merayakan kesuksesan operasi gabungan kepolisian yang berujung pada penangkapan 265 warga negara China. Orang-orang tersebut diduga terlibat dengan operasi judi online di Las Pinas City yang berada di Manila sebelum petugas dari tiga kesatuan kepolisian bergabung untuk melakukan penangkapan. Polisi mengamankan 128 ribu dollar AS, lebih dari 100 laptop, 467 telepon seluler dan perlengkapan lainnya.

Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal
Kepolisian Filipina Kembali Bongkar Operasi Judi Ilegal

PAGCOR menyatakan bahwa beberapa minggu terakhir, terdapat dua operasi yang serupa dan pihak regulator memastikan usaha mereka dalam melawan operator judi online tidak terdaftar. Dilaporkan bahwa keadaan ditengah pandemi ini membuat pekerjaan dari pihak otoritas untuk melacak aktivitas ilegal menjadi lebih mudah karena jumlah operator judi online berizin yang yang beroperasi tidaklah sebanyak sebelum adanya pandemi dikarenakan mereka yang beroperasi adalah yang mendapatkan izin khusus dengan mematuhi ketentuan protokol kesehatan tambahan dari regulator seperti menyediakan transportasi antar jemput untuk para staff dan pembatasan jumlah staf yang bekerja didalam satu shif. Sejak awal Mei, operasi dari judi online yang ingin kembali beroperasi harus memiliki catatan pajak yang bersih dan menerapkan protokol kesehatan.

Jose Tria Jr, asisten Vice President Offshore Gaming Licensing Departmen PAGCOR mengatakan bahwa operasi ilegal seperti ini tidak memperdulikan bahwa untuk beroperasi kembali, casino dan lokasi yang sama harus lolos dari inspeksi PACOR. “Jadi kami tahu mana situs yang akan diizinkan untuk beroperasi kembali,” katanya.

“Akibatnya, operator tanpa izin saat ini sangat mudah untuk diidentifikasi semenjak tidak semua operator situs judi online dapat kembali beroperasi.”

Sazka Group Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Yang Sehat Pada 2019

Sazka Group Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Yang Sehat Pada 2019

Pendapatan dari Sazka Group naik 6 persen secara tahunan untuk tahun 2019 sementara keuntungan memperlihatkan kenaikan 35 persen.

Pendapatan judi kotor hingga 31 Desember lalu naik menjadi 1,91 miliar euro, dengan pendapatan bersih juga naik 6 persen menjadi 1,31 miliar euro.

Keuntungan dari operasi menunjukan kenaikan yang sehat menjadi 311 juta euro sedangkan EBITDA juga naik 17 persen menjadi 592 juta euro.

Operator yang berbasis di Republik Ceko ini mengungkapkan bahwa peningkatan pada pendapatan dan keuntungan terjadi karena pertumbuhan permainan digital dan lotere instan.

Sazka Group Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Yang Sehat Pada 2019
Sazka Group Laporkan Pertumbuhan Pendapatan Yang Sehat Pada 2019

Sazka Group juga menungkapkan bahwa pandemi COVID-19 tidaklah menyebabkan gangguan pada operasi bisnis perusahaan walaupun tentunya terdapat dampak yang telah dapat di minimalisir.

Perusahaan mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan semua langkah yang dibutuhkan untuk memaksimalkan likuiditas yang tersedia pada kondisi saat ini. Per 31 Maret, dana tunai termasuk yang tersedia di anak perusahaan yang 100 persen dimiliki oleh Sazka telah mencapai 100 juta euro.

Untuk tahun 2020, pendapatan kotor berjalan masih sejalan dengan perkiraan yang telah ditentukan sebelum adanya wabah di Republik Ceko dengan performa digital yang kuat menjadi kompensasi untuk retail yang melemah.

Dengan beberapa bisnis yang telah diizinkan untuk dibuka pada 28 April oleh pemerintah Ceko, perusahaan mengharapkan bahwa bisnis retail telah dapat beroperasi kurang lebih 9 persen dari kapasitas yang ada dengan harapan dapat naik hingga 70 persen pada akhir Mei.

CEO Sazka Group, Robert Chvatal mengatakan, “2019 merupakan tahun yang sangat kuat lainnya untuk group. Selain pertumbuhan organik yang luar biasa dan kenaikan keuntungan diseluruh pasar yang kami masuki, kami juga telah melakukan beberapa langkah strategis.

“Saat ini telah ada tren yang jelas untuk pelonggaran pembatasan dan kami secara aktif mempersiapkan semuanya untuk memanfaatkan hal tersebut.”

Live Poker Dibutuhkan Untuk Mengadopsi Beberapa Konsep Online Setelah COVID-19 Berakhir

Live Poker Dibutuhkan Untuk Mengadopsi Beberapa Konsep Online Setelah COVID-19 Berakhir

Menurut Ivonne Montealegre, pendiri dan direktur event dari Malta Poker Festival, live poker akan mendapatkan popularitas setelah krisis saat ini tetapi dibutuhkan beberapa perubahan.

Berbicara sebagai salah satu narasumber di SBC Digital Summit, Montealegre bersikeras bahwa walaupun dibutuhkan waktu, live poker akan kembali ketika pandemi telah dapat dikendalikan.

Ia mengatakan, “Poker merupakan industri yang menarik yang mana telah terdapat bagian live dan bagian online.

“Bagian live saat ini tengah mati saat ini tetapi ini adalah industri yang besar dengan banyak casino dan politik.

Live Poker Dibutuhkan Untuk Mengadopsi Beberapa Konsep Online Setelah COVID-19 Berakhir
Live Poker Dibutuhkan Untuk Mengadopsi Beberapa Konsep Online Setelah COVID-19 Berakhir

“Ketika bagian live kembali aktif akan kembali mendapatkan bagian besar dari pasang tetapi tidak akan semua, kita akan melihat perubahan yang menarik.”

Montealegre percaya bahwa satu hasil dari krisis saat ini adalah perubahan ke poker online untuk banyak pemain dengan event live yang telah bergabung dengan beberapa elemen online.

“Irish Open telah dibatalkan sepenuhnya dan dipindahkan ke online. Setiap orang mengikuti penyesuaian tersebut. Hidup tidak akan kembali ke normal seperti yang kita ketahui sebelumnya.

“Kami siap untuk menyelenggarakan event live kembali tetapi kami kemungkinan tidak akan dapat melakukannya pada arena yang besar seperti biasanya.

“Live poker akan memperoleh beberapa kebutuhkan online untuk dapat diselenggarakan.”